Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
19.31
Kesehatan Ginjal
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Sabtu, 12 Oktober 2013 | 19.31
Tips kesehatan, tipssahabat.com - Kepopuleran organ ginjal memang
masih kalah dibandingkan dengan otak atau jantung dalam berbagai
pembahasan seputar kesehatan. Akibatnya, banyak masyarakat yang kurang
atau bahkan tidak peduli dengan kesehatan ginjalnya sendiri. Padahal
peranan ginjal di dalam metabolisme tubuh sama vitalnya dengan organ
lainnya sehingga menjaga kesehatannya sudah menjadi kewajiban setiap
orang.
![]() |
| Tips menjaga Kesehatan Ginjal Anda |
Hal tersebut juga ternyata diakui para pekerja medis yang
menyatakan bahwa perhatian terhadap masalah kesehatan ginjal ini masih
berada di bawah jantung, otak atau hati. Tak heran bahwa banyak orang
yang baru mengetahui kalau ia menderita ginjal jika penyakitnya sudah
berada di stadium lanjut, disamping gejala penyakit ginjal yang memang
tidak begitu terlihat. Alhasil, banyak
pasien yang baru menyadarinya ketika penyakit tersebut sudah parah menggerogoti tubuhnya.
Kesehatan ginjal ini tidak boleh dipandang sebelah mata karena
jika sudah mencapai stadium berat maka biaya pengobatannya akan sangat
mahal.Harus diketahui bahwa komplikasi dari penyakit ini pun terbilang
banyak mulai dari diabetes, kardiovaskular sampai pengeroposan tulang.
Pada dasarnya, penyakit ginjal ini terbagi menjadi dua yakni
penyakit ginjal yang dapat disembuhkan dan yang tidak dapat disembuhkan.
Kedua jenis penyakit ginjal tersebut memiliki konsekuensi
medisnya masing-masing.
Penyakit ginjal yang dapat disembuhkan, misalnya batu ginjal.Penyakit
ini akan mudah diangkat jika yang menjadi faktor pencetusnya sudah
diangkat dan kinerja ginjal pun akan normal kembali.
Sedangkan penyakit ginjal yang tidak dapat disembuhkan dapat
berupa ginjal yang sudah bocor atau penyakit ginjal kronis. Namun,
meskipun tidak dapat disembuhkan, penyakit ini masih bisa disiasati
dengan menghambat proses perkembangannya yakni dengan cara menjalani
berbagai bentuk pengobatan medis dan menjalankan gaya hidup sehat.
Namun, walau bagaimanapun, hal yang terpenting ialah mencegah ketimbang
mengobati. Dan berikut merupakan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan
ginjal Anda.
Menjaga Kadar Gula Darah
Anda harus pandai dalam menjaga kadar gula darah supaya tetap
stabil.Gula darah yang tinggi dapat menjadi salah satu faktor penyakit
ginjal.
Data yang dirilis oleh Indonesia Renal Registry menyebutkan bahwa pada
2010 silam, penyakit diabetes menyumbang sekitar 25% yang menyebabkan
penyakit ginjal.
Menjaga Kesehatan Fisik
Anda juga mesti pandai dalam menjaga kesehatan fisik dengan cara sering
berolahraga dan mengonsumsi makanan-makanan menyehatkan. Ingatlah bahwa
makanan yang banyak mengandung zat pewarna sangat berperan
dalam memengaruhi kondisi ginjal seseorang.
Begitu juga dengan kopi dan teh yang bila terlalu sering
dikonsumsi, dapat mengganggu kinerja ginjal. Mulai saat ini, cobalah
untuk lebih bijak dalam menyantap makanan/minuman dan rutin berolahraga
fisik.
Menjaga Tekanan Darah
Data menunjukkan bahwa pada tahun 2010, darah tinggi turut andil dalam
menyebabkan penyakit ginjal sebanyak 35%. Maka itu, Anda dituntut harus
pandai dalam menjaga tekanan darah supaya tidak melonjak.
Hindari makanan-makanan yang dapat memicu naiknya tekanan darah.
Cukup Minum Air Putih
Kaitannya dengan mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh. Selain dengan
banyak mengonsumsi air putih yang memang sudah wajib untuk membantu
menjaga kesehatan ginjal, cairan di dalam tubuh juga bisa diperoleh
dengan mengonsumsi buah dan sayuran. Dehidrasi atau kekurangan cairan
sebaiknya dihindari supaya kinerja ginjal dapat terus terjaga.
Tidak Merokok dan Rutin Memeriksakan Diri
Lagi-lagi, merokok merupakan penyebab timbulnya berbagai macam penyakit
di tubuh, salah satunya ginjal. Makanya, mulai saat ini, sebisa mungkin
Anda mesti mengurangi atau bahkan tidak sama sekali merokok demi
kesehatan ginjal Anda. Ginjal sebaiknya juga diperiksakan secara rutin
dalam bentuk pemeriksaan protein dalam urin dan mengukur laju filtrasi
glomerulus atau LFG.
Label:
Kesehatan
00.07
Kesehatan Tulang
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Sabtu, 21 September 2013 | 00.07

Hai, Sahabat, Tips Kesehatan. Menjaga agar tubuh tetap sehat
merupakan salah satu hal terpenting yang harus kita lakukan. Dalam hal
ini melakukan berbagai usaha maupun cara agar tetap dalam kondisi yang
selalu sehat. Meskipun terkadang kita tidak mampu menghindari yang
namanya sakit.Salah satu hal yang harus kita jaga kesehatannya yaitu
tulang kita. Lalu adakah tips mudah untuk menjaga agar tulang kita tetap
sehat...???
Sahabat, tips kesehatan. Seiring bertambahnya usia seseorang,
maka berdampak pada kesehatan tulang pada tubuhnya. Salah satu masalah
kesehatan tulang yang mungkin tidak asing bagi kita yaitu osteoporosis.
Osteoporosis merupakan berkurangnya kepadatan pada tulang dan dapat
mengakibatkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Tips kesehatan kali
ini akan menyajikan sebuah bahasan yang mungkin sangat bermanfaat untuk
anda agar dapat menjaga tulang anda tetap sehat. Tips kesehatan, Berikut
ini 7 tips mudah menjaga tulang tetap sehat :
- Tips yang pertama yaitu menghindari berbagai minuman yang dapat mengakibatkan kandungan kalsium pada tulang berkurang. Salah satu minuman yang dimaksud yaitu minuman yang bersoda atau mengandung soda.
- Mencukupi kebutuhan Vitamin D yang sangat di butuhkan untuk menjaga kesehatan tulang anda. Vitamin D ini dapat anda peroleh dari sayur-sayuran yang bewarna hijau serta brokoli.
- Minum susu merupakan salah satu tips mudah menjaga kesehatan tulang anda. Ini dikarenakan kandungan susu yang sangat dibutuhkan oleh tulang kita seperti kalsium, vitamin D, protein, fosfor serta kalium.
- Rutin berolahraga merupakan salah satu tips mudah menjaga kesehatan
tulang anda. Dalam hal ini berjalan atau berlari di pagi hari merupakan
salah satu kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan
tulang anda. Ini dikarenakan berolahraga dapat menguatkan semua otot dan
tulang anda.
- Dengan meninggalkan beberapa kebiasaan buruk yang mungkin anda lakukan yang dapat menganggu kesehatan tulang anda. Dalam hal ini merokok dan minuman beralkohol merupakan kebiasaan buruk yang dapat menurunkan massa tulang anda.
- Sinar matahari merupakan salah satu sumber vitamin D untuk kebutuhan tulang anda. Berjemur pada sinar matahari di pagi hari selama kurang lebih 15 menit dapat membantu mengaktifkan provitamin D menjadi vitamin D pada kulit anda.
- Mengkonsumsi bawang merah dan bawang putih merupakan salah tips yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan tulang anda. Ini dikarenakan kedua bumbu dapur tersebut banyak mengandung zat belerang yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang anda.
Label:
Kesehatan
08.30
Jakarta, Stres dan tekanan hidup saat ini hampir
dialami oleh semua orang. Nyatanya bagi sebagian orang kondisi ini
bahkan bisa sangat membahayakan kesehatannya. Sebuah penelitian terbaru
mengungkapkan adanya beberapa efek stres terhadap kesehatan mental dan
fisik.
Ketika sedang stres, suatu bagian otak yang disebut sebagai hipotalamus memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sedangkan kortisol menaikkan gula darah.
6 efek yang bisa ditimbulkan akibat stres seperti dikutip dari News Max Health, Sabtu (24/8/2013), antara lain:
Bahaya Stres
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Jumat, 20 September 2013 | 08.30
Ketika sedang stres, suatu bagian otak yang disebut sebagai hipotalamus memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sedangkan kortisol menaikkan gula darah.
6 efek yang bisa ditimbulkan akibat stres seperti dikutip dari News Max Health, Sabtu (24/8/2013), antara lain:
1. Kanker dan gangguan imun
Sistem imun alami tubuh dirancang untuk melindungi kita dari bahaya langsung. Stres kronis dapat merusak sistem tersebut dan justru menghambat kerja sistem imun. Akibatnya, risiko kanker dan masalah kesehatan lainnya akan meningkat.
2. Penyakit jantung
3. Masalah berat badan
5. Rambut rontok
6. Sindrom metabolik
Sumber ://http://www.health.detik.com
Sistem imun alami tubuh dirancang untuk melindungi kita dari bahaya langsung. Stres kronis dapat merusak sistem tersebut dan justru menghambat kerja sistem imun. Akibatnya, risiko kanker dan masalah kesehatan lainnya akan meningkat.
Atasi
dengan: Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan praktik-praktik
lain yang bisa menenangkan pikiran. Selain itu, cobalah untuk menemukan
solusi terhadap situasi stres setenang mungkin.
2. Penyakit jantung
"Masyarakat
sepertinya lupa bahwa stres merupakan faktor risiko utama untuk
penyakit jantung," ungkap Chauncey Crandall, MD, salah satu ahli
jantung.
Salah satunya seperti kasus penyakit jantung yang terjadi pada Mantan Presiden AS, George W. Bush. Tim dokternya meyakini bahwa penyakit jantungnya muncul karena efek stres yang ia alami saat masih menjabat sebagai presiden.
Atasi dengan: Dr Crandall merekomendasikan setiap individu untuk melakukan tes kesehatan jantung dimulai pada usia 40-an. Ini dilakukan untuk mengetahui sejak awal jika memang terdapat suatu penyakit dan memicu kebiasaan gaya hidup sehat.
Salah satunya seperti kasus penyakit jantung yang terjadi pada Mantan Presiden AS, George W. Bush. Tim dokternya meyakini bahwa penyakit jantungnya muncul karena efek stres yang ia alami saat masih menjabat sebagai presiden.
Atasi dengan: Dr Crandall merekomendasikan setiap individu untuk melakukan tes kesehatan jantung dimulai pada usia 40-an. Ini dilakukan untuk mengetahui sejak awal jika memang terdapat suatu penyakit dan memicu kebiasaan gaya hidup sehat.
3. Masalah berat badan
Stres
dapat membuat seseorang menjadi makan berlebihan. Makan berlebihan ini
pun biasanya berupa makanan yang tinggi kalori. Padahal obesitas dan
kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit
jantung, kanker dan depresi.
Atasi dengan: Carilah waktu yang tepat untuk makan, sebaiknya jangan makan ketika Anda sedang benar-benar stres. Jauhkan rasa nyaman saat makan untuk mengatasi stres. Sebaliknya, carilah kesenangan lain selain dengan makan agar kalori tetap terkontrol.
4. Depresi dan kecemasan
Stres memiliki dampak langsung dan nyata pada kesehatan mental. Stres kronis menyebabkan depresi, atau justru memperburuk depresi yang ada sebelumnya.
Atasi dengan: Rutinlah berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan produksi neurotransmitter dan endorfin. Keduanya dapat meningkatkan mood dan menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.
Atasi dengan: Carilah waktu yang tepat untuk makan, sebaiknya jangan makan ketika Anda sedang benar-benar stres. Jauhkan rasa nyaman saat makan untuk mengatasi stres. Sebaliknya, carilah kesenangan lain selain dengan makan agar kalori tetap terkontrol.
4. Depresi dan kecemasan
Stres memiliki dampak langsung dan nyata pada kesehatan mental. Stres kronis menyebabkan depresi, atau justru memperburuk depresi yang ada sebelumnya.
Atasi dengan: Rutinlah berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan produksi neurotransmitter dan endorfin. Keduanya dapat meningkatkan mood dan menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.
5. Rambut rontok
Kerontokan
rambut juga sering terjadi akibat stres. Saat stres, efek yang
diberikan terhadap rambut antara lain alopecia areata (sel darah putih
'menyerang' folikel rambut); telogen effluvium (rambut berhenti tumbuh);
dan trikotilomania (kerontokan ekstrem akibat stres, cemas, tegang,
kesepian, atau frustrasi).
Atasi dengan: Cobalah untuk membangun jaringan dukungan yang kuat, selalu berpikir positif untuk meningkatkan harga diri. Selain itu, sediakan waktu yang cukup untuk tidur setiap malamnya.
Atasi dengan: Cobalah untuk membangun jaringan dukungan yang kuat, selalu berpikir positif untuk meningkatkan harga diri. Selain itu, sediakan waktu yang cukup untuk tidur setiap malamnya.
6. Sindrom metabolik
Orang
yang mengalami stres kronis berada pada risiko lebih besar untuk terkena
sindrom metabolik, yang merupakan kombinasi dari diabetes, tekanan
darah tinggi, kadar gula darah tinggi, obesitas, dan kadar kolesterol
abnormal. Jika terjadi bersamaan, maka akan meningkatkan risiko penyakit
jantung.
Atasi dengan: Lakukan 4 strategi berikut; pertama, lakukan sesuatu yang untuk menenangkan pikiran Anda seperti mendengarkan musik; kedua, latihan teratur seperti ke gym, berjalan-jalan, atau yoga; ketiga, bertemu dengan teman-teman, kerabat, atau bergabung dengan organisasi yang membuat Anda bisa berkomunikasi dengan orang yang Anda sayangi; dan keempat, konsumsi makanan yang sehat terutama yang kaya akan asam lemak omega-3, misalnya ikan dan kacang-kacangan.
Atasi dengan: Lakukan 4 strategi berikut; pertama, lakukan sesuatu yang untuk menenangkan pikiran Anda seperti mendengarkan musik; kedua, latihan teratur seperti ke gym, berjalan-jalan, atau yoga; ketiga, bertemu dengan teman-teman, kerabat, atau bergabung dengan organisasi yang membuat Anda bisa berkomunikasi dengan orang yang Anda sayangi; dan keempat, konsumsi makanan yang sehat terutama yang kaya akan asam lemak omega-3, misalnya ikan dan kacang-kacangan.
Sumber ://http://www.health.detik.com
Label:
Kesehatan
08.23
Cara Menjaga Kesehatan Jantung
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Kamis, 19 September 2013 | 08.23
Jantung adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia. Penyakit jantung
terjadi utamanya disebabkan karenya kurangnya jumlah darah yang memasok
oksigen ke jantung. Berbagai macam penyebab atau gejala bisa dirasakan
dengan begitu mendadak. Salah satunya seperti sering pusing, berkeringat
dingin, dan sesak nafas. Dengan gejala tersebut masih banyak masyarakat
umum yang menyepelekan hal tersebut.
Berikut ini kesehatan96 berbagi Tips Menjaga Kesehatan Jantung yang bisa dijadikan untuk mengatasi penyakit jantung.

Tips Menjaga Kesehatan Jantung
- Relaksasi
Melakukan relaksi secara tratur, sangatlah baik untuk penderita jantung. Karena jika jantung bernafas dengan baik dan teratur maka keadaan jantung akan semakin stabil dan membaik. Dan ingat hindari berbicara yang terlalu keras.
- Olahraga
Melakukan olahraga yang teratur adalah hal yang baik untuk dilakukan. Selain fisik dan jiwa terasa sehat dan kuat, detakkan jantung akan lebih teratur.
- Pola Makan
Makanan yang banyak mengandung lemak dan kolestrol tinggi perlulah dihindari bagi penderita penyakit jantung. Karena makanan mengandung kolestrol tinggi pastilah sangat menggung kesehatan jantung.
- Hindari Makanan Instan
Makan instan atau siap saji, sangat banyak sekali mengandung lemak, garam, serta bahan pengawet. Maka dengan begitu, sangat tidak baik untuk kesehatan jantung.
- Henti Merokok
Jika anda seorang perokok, maka dari sekarang cobalah untuk menghindari hal tersebut. Karena dari asap rokok sangat berpengaruh ke paru-paru.
Label:
Kesehatan
08.53
(Sumber : Sidomi, majalah kesehatan, makhluksurga). Image courtesy of -Marcus- at FreeDigitalPhotos.net
Menjaga Kesehatan Mata
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Selasa, 03 September 2013 | 08.53
Mata merupakan organ pada tubuh kita yang sangat berharga. Denga
memiliki mata yang sehat, maka kita dapat melihat keindahan dunia yang
telah diciptakan oleh Tuhan YME kepada umatnya. Oleh karena itulah,
penting sekali untuk kita senantiasa bersyukur terhadap anugerah mata
yang di berikan Tuhan YME kepada kita. Dalam hal ini, kita harus menjaga
dan merawat kesehatan mata agar tidak mengalami berbagai penyakit atau
masalah kesehatan lainnya yang terkait dengan mata. Lalu, bagaimana
menjaga kesehatan mata kita yang paling baik ....????
Sahabat, tips kesehatan. Banyak sekali penyakit mata yang
mungkin tidak asing di telinga kita seperti miopi atau rabun jauh,
presbiopi atau tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh maupun
dekat, katarak, hipermetropi atau rabun dekat, maupun buta warna yang
tidak dapat membedakan aneka warna. Berbagai penyebab penyakit tersebut
dapat menimpa mata seseorang. Seperti miopi yang banyak menimpa kalangan
pelajar dan mereka yang sangat hobi dalam membaca buku. Ini
dikarenakan, para pelajar dan orang-orang tersebut membaca buku terlalu
dekat. Untuk lebih memahami dan mengerti cara menjaga kesehatan mata
yang benar. Berikut ini, tips kesehatan mengetengahkan sebuah artikel
yang berjudul 8 tips menjaga kesehatan mata anda. Inilah tips menjaga
kesehatan mata anda :
- Usahakan membaca buku pada jarak yang ideal. Jarak ideal yang dimaksud yaitu membaca buku pada jarak 30 cm dari buku ke mata anda. Hal ini untuk mencegah penyakit mata seperti miopi atau rabun dekat.
- Usahakan tidak membaca buku atau teks apapun dalam kondisi sambil tiduran. Ini juga dapat membuat kesehatan mata anda terganggu seperti dapat terkena miopi.
- Usahakan menggunakan penerangan yang tidak minim atau terlalu redup ketika belajar atau membaca apapun itu. karena penerangan yang redup dapat menganggu kesehatan mata anda.
- Usahakan mengistirahatkan mata anda, ketika sudah terlalu lama di
depan layar komputer atau laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas
apapun di komputer atau laptop yang anda miliki. Ini juga sangat penting
untuk menjaga kesehatan mata anda.
- Usahakan tidak mengucek mata anda, ketika tangan anda dalam keadaan kotor atau habis memegang sesuatu benda. Karena tangan anda yang kotor dapat menginfeksi organ mata anda yang akan berakibat sangat buruk untuk kesehatan mata anda.
- Usahakan mengedipkan mata anda dengan intensitas agak ditambah, pada saat fokus melihat sesuatu terlalu lama. Dalam hal ini, sangat fokus dalam memandang layar monitor ataupun laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas yang berkaitan dengan komputer atau laptop.
- Usahakan memakan makanan yang sangat baik untuk kesehatan mata anda. Dalam hal ini, wortel merupakan jenis makanan yang paling baik untuk kesehatan mata anda, karena dalam wortel banyak mengandung vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata anda.
- Usahakan agar berhenti dari kebiasaan merokok bagi anda yang memiliki kebiasaan merokok. Ini dikarenakan, anda akan berpotensi mengalami sejumlah penyakit mata seperti katarak dan kerusakan saraf optik pada mata anda.
(Sumber : Sidomi, majalah kesehatan, makhluksurga). Image courtesy of -Marcus- at FreeDigitalPhotos.net
Label:
Kesehatan
23.47
Menjaga Kesehatan Gigi Anak
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Senin, 29 Juli 2013 | 23.47
Menjaga
kesehatan gigi anak merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita
abaikan begitu saja.Memang tampak wajar jika seorang anak mempunyai gigi
yang rusak, namun sebenarnya hal itu tidak baik untuk kesehatan gigi
dan mulut anak jika dibiarkan terlalu lama.Ada banyak dampak yang dapat
ditimbulkan oleh kerusakan pada gigi anak, salah satu di antaranya ialah
berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa
nanti.Maka dari itu, perlu adanya pencegahan terhadap resiko kerusakan
pada gigi anak-anak kita agar kita tetap dapat menjaga kesehatan gigi
dan mulutnya serta memberikan hasil yang terbaik bagi anak-anak kita.
Hal ini akan sangat bermanfaat bagi mereka terlebih saat mereka dewasa
karena pada umumnya, kesehatan dan kebersihan mulut dan gigi adalah
salah satu penunjang rasa percaya diri yang paling utama pada mereka
terlebih saat masa remaja.
Hingga
saat ini, sudah terdapat banyak kasus mengenai kerusakan gigi pada
anak.Sampai-sampai hal ini seolah-olah sudah menjadi hal yang wajar dan
banyak orang tua yang merasa bahwa mereka tidak perlu melakukan
perubahan apapun untuk menyikapi hal tersebut.kerusakan gigi pada anak
saat ini sudah menjadi salah satu ancaman terbesar dalam kesehatan
mereka setelah asma dan demam. Kejadian seperti ini adlah sebagai akibat
dari kelalaian orang tua dalam menjaga kesehatan gigi anak. Padahal,
kesehatan gigi dan mulut yang baik pada orang dewasa juga tergantung
pada keadaan gigi dan mulut mereka saat masih kanak-kanak.Mengingat efek
jangka panjang yang dapat dirasakan oleh anak-anak kita kelak terkait
dengan gigi dan mulut mereka, maka sebagai orang tua kita perlu
mengantisipasi resiko tersebut sedini mungkin. Ada beberapa cara yang
dapat kita lakukan untuk membantu buah hati kita menjaga kesehatan gigi
dan mulutnya.
Cara
yang pertama yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak
adalah dengan mengenalkan pentingnya perawatan gigi sejak dini, yakni
sejak anak memiliki gigi untuk pertama kali.Kita dapat membiasakan
menyikat gigi mereka dengan baik dan benar setidaknya 2 kali sehari.Jika
anak kita baru mempunyai satu gigi, kita dapat memulainya dengan
menggunakan kain kasa untuk membersihkan gigi mereka.Lalu, setelah
tumbuh gigi-gigi berikutnya, kita dapat mengajarkan mereka menggunakan
sikat gigi. Langkah berikutnya adalah dengan meminimalisir sebisa
mungkin penggunaan botol susu dan empeng bayi, terutama saat mereka akan
tidur agar sisa-sisa susu tidak tertinggal di gigi dan gusi serta
bentuk gigi akan tetap terjaga dari sedotan mereka yangterlalu kuat.
Kemudian,
kurangi jumlah minuman-minuman manis, termasuk obat sirup pada anak.
Jika tidak dapat dihindarkan, kita dapat memberi mereka minum air
mineral untuk menetralisir mulut dan gig mereka dari sisa-sisa minuman
tadi.Langkah yang terakhir adalah dengan membiarkan mereka memilih sikat
dan pasta gigi mereka sesuai selera mereka agar aktifitas menggososk
gigi menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.Demikianlah beberapa langkah
yang dapat kita lakukan untuk dapat menjaga kesehatan gigi anak
Label:
Kesehatan
20.43
Penanaman Karakter Membaca Pada Janin Bayi
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Minggu, 28 Juli 2013 | 20.43
Masa kehamilan adalah momen awal kehidupan bagi calon manusia. Di
dalam rahim ibu si calon bayi sangat membutuhkan suplai makanan dari
ibunya. Kebutuhan si jabang bayi sangat bergantung pada nutrisi yang
dihisap dari ibunya. Oleh sebab itu, si calon ibu harus pandai memilah
dan memilih makanan yang sehat dan bergizi. Dalam hal ini dia tidak bisa
berpikir untuk kepentingan dirinya sendiri. Di dalam rahimnya sedang
tumbuh calon manusia yang sangat bergantung pada ibunya.
Apakah kebutuhan nutrisi makanan saja yang dibutuhkan oleh si jabang
bayi? Hakikatnya setiap manusia terdiri dari dua unsur, jasmani dan
rohani. Kebutuhan yang sifatnya jasmani atau materiil mungkin bisa
dicukupi dengan suplai nutrisi terbaik dari ibunya. Lantas, bagaimana
dengan kebutuhan rohani atau spiritualnya?
Kebutuhan spiritual itu bisa disebutkan antara lain kasih sayang,
keyakinan dan pendidikan. Mungkinkah kita mendidik anak yang masih
berwujud janin? Jawabannya adalah bisa. Mengapa ini bisa terjadi? Karena
pada saat itu ibu bisa disebut dalam kondisi two in one. Ada dua
makhluk dalam satu tubuh. Justru saat itulah momen terpenting untuk
mendidik calon anaknya. Pada saat tubuh masih menyatu dengan calon
anaknya, bersatu dalam jiwa dan raga, pasti lebih mudah mendidik ananda.
Pendidikan dasar apa yang penting untuk diberikan pada saat janin
masih ada dalam kandungan? Kita kembali menengok kemampuan dasar yang
penting dimiliki oleh setiap anak. Kemampuan tersebut adalah kemampuan
membaca. Karena dengan membaca ini setiap manusia akan tahu apa yang
sebelumnya belum diketahuinya.
Membaca hakikatnya adalah jalan untuk mengerti dari segala
ketidakmengertian. Setelah manusia mengerti akan makin mampu mengisi
kehidupannya dengan lebih baik sebagai wakil Tuhan di bumi ini. Bahkan
kata pertama yang diturunkan hingga lengkap menjadi Al-Quran, kitab suci
umat muslim adalah perintah iqra’ (bacalah). Oleh sebab itu,
sangat penting agar kemampuan membaca inilah yang ditanamkan lebih
dahulu oleh setiap ibu hamil pada janinnya.
Membaca boleh jadi dimulai dari aktivitas membaca buku, koran,
majalah dan sebagainya. Akan tetapi, setelah karakter suka membaca itu
telah tumbuh, maka setiap reader (pembaca) akan mengembangkan
kemampuan membaca pada unsur atau aspek lain yang lebih luas. Misalnya
membaca potensi, membaca peluang, membaca kelemahan, membaca ciptaan dan
kekuasaan Tuhan. Dan seterusnya, dengan membaca kita akan makin yakin
pada Tuhan yang telah menciptakan kita. Manusia yang lebih diunggulkan
dari makhuk lain karena faktor ‘akal pikiran’.
Guru Pertama dan Utama
Kaum perempuan adalah primus interparis bagi kelanjutan generasi baru. Mereka telah melahirkan anak yang pada gilirannya adalah penerus dan regenerasi ummat manusia.
Sebagai ibu, para wanita adalah guru pertama dan utama bagi
anak-anaknya di rumah tangga. Baik buruknya tingkah laku anak tergantung
pada format awal dari software sang bunda. Terlebih surga ada di telapak kakinya bagaikan software anti virus yang paling ampuh.
Baik buruknya generasi bangsa ini tergantung dari pendidikan kedua
orangtua terutama kaum ibu. Baiknya generasi muda tercermin dari
harmonisnya rumah tangga. Rumah tangga harmonis adalah cerminan dari
harmonisnya kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan peran kaum ibu dalam
keutuhan negara juga sangat besar. Oleh sebab itulah kaum wanita
diistilahkan sebagai tiang negara.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana agar kaum wanita bisa menjadi guru
yang baik bagi anaknya. Apa yang harus dilakukan? Bagaimana menjadi guru
yang baik?
Thomas Gordon, seorang penyelenggara kursus-kursus keterampilan yang terkenal di Amerika Serikat. Dalam bukunya yang berjudul: Teacher Effectiveness Training, mengemukakan 8 persyaratan guru yang baik.
- Mampu menjaga gejolak emosinya;
- Selalu berprasangka baik untuk setiap anak didiknya;
- Menjaga rahasia dan perasaan yang memungkinkan anak didiknya terganggu;
- Memandang semua peserta didik sama;
- Menjadi fasilitator dan motivator bagi anak didiknya;
- Konsisten dalam pendirian dan tingkah laku;
- Bijaksana dalam mengatasi setiap kesulitan anak didik;
- Sanggup memberikan bantuan secara maksimal kepada anak didik.
Kedelapan hal tersebut boleh dipedomani oleh setiap ibu hamil yang hakikatnya adalah guru pertama dan utama bagi calon bayinya.
Selanjutnya, kembali pada konsep penanaman karakter suka membaca pada janin. Apa yang perlu dilakukan?
Ibu perlu meyakini bahwa ananda yang berwujud janin dalam
kandungannya adalah amanat Tuhan. Dia harus menerima yang terbaik untuk
kesuksesan hidupnya kelak. Sejak ibu positif hamil, mulailah dengan niat
untuk mendidik dan/atau menanamkan karakter suka membaca pada calon
anaknya. Niat itulah yang menjadi strating mulai proses penanaman
karakter.
Selanjutnya, lakukan kebiasaan membaca. Tidak harus porsi berjam-jam
tiap hari. Meskipun 10 atau 15 menit, tetapi rutinkan itu tiap hari.
Dengan pola pembiasaan inilah, nantinya akan tertanam kuat kesukaan dan
selanjutnya menjadikan membaca sebagai kebutuhan. Baik untuk ibu, juga
pasti tersalur untuk janinnya.
Dus, teknik di bawah ini perlu dilakukan dalam keseharian ibu hamil.
Sehingga proses menunggu kelahiran selama 9 bulan akan menjadi indah
dengan kebiasaan melakukan teknik penanaman karakter tersebut. Perlu
diyakini bahwa teknik ini tidak hanya dengan fisik saja. Perlakuan ini
juga perlu dilakukan dengan ‘hati’. Suara hati ibu pasti tersambung
dengan janinnya. Teknik ‘olah hati’ ini mengasah setiap ibu menjadi
lebih peka, lebih bijaksana, dan lebih bertanggungjawab demi masa depan
buah hatinya.
Teknik penanaman karakter membaca tersebut ada empatbelas. Hal ini
disesuaikan dengan surat pertama dari Al-Quran (surat al-‘Alaq) yang
terdiri dari 5 + 14 ayat. Angka empat belas ini digunakan untuk teknik
penanaman karakter membaca pada janin.
- Pakailah pembatas setiap selesai membaca. Setiap ibu hamil membaca gunakan alat pembatas yang menentukan dimana bacaan terakhir sebelum berganti aktivitas lainnya.
- Hilangkan perasaan bosan atau sok ngerti. Apapun yang ibu temui dan baca, yakinkan di hati bahwa yang kit abaca suatu saat bahkan saat ini penting. Juga, perasaan kita harus meyakini bahwa dibalik yang kita tahu, hakikatnya banyak yang tidak kita ketahui.
- Biasakan membaca ulang. Setiap mengulang apapun bacaan, akan makin tahu bahkan hafal.
- Jangan batasi bacaan hanya pada satu judul atau satu topik saja. Apapun bacaan lahapi saja.
- Berdoalah agar diberi pemahaman yang lebih dari apa yang dibaca.
- Saat menjumpai hambatan apapun, pandai-pandailah memilah prioritas paling utama yang harus didahulukan untuk dilakukan terlebih dahulu.
- Lakukan aktivitas keseharian dengan benar dan sesuai aturan atau petunjuknya.
- Jangan sepelekan apapun yang telah Anda baca.
- Carilah inti pelajaran dari setiap bacaan Anda.
- Usaplah ubun-ubun kepala setiap selesai membaca.
- Yakinkan bahwa janin meneladani ibu membaca dan meninggalkan kemalasan.
- Yakinkan di hati bahwa ibu senantiasa siap menolong dalam suka maupun duka.
- Yakinkan di hati bahwa ibu akan membuang segala keluh kesah.
- Yakinkan dengan hati, bahwa membaca adalah jalan untuk mendekat pada Tuhan.
Demikianlah keempatbelas olah fisik dan hati tersebut sangat mudah
dilakukan oleh setiap ibu. Mudah dilakukan berarti setiap ibu bisa
melakukan. Yang penting adalah rutinitas dan kesungguhan untuk melakoninya.
Meskipun hal mudah tetapi harus diyakini akan tertanam kuat pada janin
ibu. Insya Allah ananda yang sudah belajar sejak dalam kandungan menjadi
manusia yang cerdas dan sukses dalam kehidupannya. Bukankah itu yang
diharapkan oleh setiap orang tua?Aamiin.
Label:
Kesehatan
00.32
Gizi Buruk dan Masa Depan Bangsa
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Jumat, 26 Juli 2013 | 00.32

Berita tentang gizi buruk kembali merebak ditayangkan di
berbagai media elektronik televisi, baik TV pemerintah maupun
swasta serta terbitan media cetak berbagai harian baik lokal maupun
nasional.
Memang tragis, tercengang, trenyuh, sedih seakan tidak percaya
melihat dan membaca berita tersebut karena hampir semua wilayah di
negeri tercinta ini mempunyai anak balita yang menderita gizi
buruk. Akar persoalannya membentang dari masalah ekonomi, rendahnya
tingkat pendidikan, pola asuh, life style, hingga sulitnya akses kesehatan sehubungan dengan lokasi tempat tinggal penduduk yang terpencil dan sulit dijangkau.
Apakah anak balita sehat atau kurang gizi secara sederhana dapat
diketahui dengan membandingkan antara berat badan menurut umur atau
berat badan menurut tinggi, apabila sesuai dengan standar anak disebut Gizi Baik. Kalau sedikit dibawah standar disebut Gizi Kurang, sedangkan jika jauh di bawah standar disebut Gizi Buruk. Bila
gizi buruk disertai dengan tanda-tanda klinis seperti wajah sangat
kurus, muka seperti orang tua, perut cekung, kulit keriput disebut Marasmus, dan bila terjadi oedema terutama pada kaki, wajah membulat dan sembab, kulit sekujur tubuh kering maka keadaan ini disebut Kwashiorkor. Marasmus dan Kwashiorkor atau Marasmus Kwashiorkor dikenal di masyarakat sebagai ”busung lapar”.
Arti gizi buruk
Gizi buruk adalah suatu istilah teknis yang umumnya dipakai oleh
kalangan gizi, kesehatan dan kedokteran. Dunia pers lebih suka pakai
istilah “busung lapar”, meskipun anak yang gizi buruk belum tentu
kelaparan. Yang tepat sebenarnya kelaparan tidak kentara (“hidden
hunger”), karena mereka hanya kenyang karbohidrat, tetapi “lapar” banyak
zat gizi lainnya. Gizi buruk adalah bentuk terparah (akut) dari proses
terjadinya kekurangan gizi.
Anak balita sehat atau kurang gizi dapat diketahui dari pertambahan
berat badannya setiap bulan sampai usia minimal dua tahun
(baduta). Apabila pertambahan berat badan sesuai dengan pertambahan umur
menurut standar WHO,
dia bergizi baik. Kalau sedikit di bawah standar disebut bergizi kurang
yang bersifat kronis. Apabila jauh di bawah standar dikatakan bergizi
buruk. Jadi istilah gizi buruk adalah salah satu bentuk kekurangan gizi
tingkat berat atau akut.
Kelompok rawan
Kekurangan gizi ini dapat terjadi mulai dari tingkat ringan sampai
tingkat berat dan terjadi secara perlahan-lahan dalam kurun waktu yang
cukup lama. Anak yang kurang gizi akan menurun daya tahan tubuhnya,
sehingga mudah terkena penyakit infeksi. Sebaliknya, anak yang menderita
penyakit infeksi akan mengalami gangguan nafsu makan dan penyerapan
zat-zat gizi sehingga menyebabkan kurang gizi. Anak yang sering terkena
infeksi dan gizi kurang akan mengalami gangguan tumbuh kembang yang akan
mempengaruhi tingkat kesehatan, kecerdasan dan produktifitas di masa
dewasa. Jika pada suatu wilayah terdapat satu atau beberapa balita
dengan malnutrisi berat atau gizi buruk, maka kemungkinan besar akan
banyak terdapat malnutrisi berat pada komunitas tersebut (WHO, 2000).
Hal ini perlu diwaspadai oleh berbagai pihak, karena timbulnya
masalah gizi dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan baik
secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, masalah gizi
disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama dan
anak menderita penyakit infeksi. Pada anak yang sakit, asupan zat gizi
tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara optimal karena adanya
gangguan penyerapan akibat penyakit infeksi. Sedangkan secara tidak
langsung, gizi buruk dapat terjadi akibat tidak cukupmya persediaan
pangan di tingkat rumah tangga, pola asuh yang kurang memadai dan
sanitasi/kesehatan lingkungan yang kurang baik serta akses untuk
mendapatkan pelayanan kesehatan juga terbatas.
Penanganan harus lebih serius
Melihat kenyataan diatas, maka sudah selayaknyalah bila kita membuka
mata dan telinga kita lebar-lebar, bagaimana cara menanggulangi gizi
buruk yang terjadi sepanjang masa ini. Sebagaimana kita ketahui bahwa
gizi buruk merupakan kejadian kronis dan bukan kejadian yang tiba-tiba.
Penanganan balita gizi buruk di rumah sakit dan Puskesmas bukan
satu-satunya jalan keluar dalam mencegah dan menangani gizi buruk ini.
Apakah ada jaminan anak yang sudah keluar dari perawatan rumah sakit dan
Puskesmas tidak akan jatuh ke kondisi gizi buruk lagi? Tentu saja tidak
ada jaminan, kecuali ketersediaan pangan di rumah tangga cukup dan
pengetahuan orangtua tentang masalah gizi memadai.
Untuk adanya jaminan tersebut sudah jelas ada sektor non-kesehatan
yang bertanggung jawab. Sekarang sudah saatnya masalah gizi anak balita
ini ditangani dengan lebih terintegrasi, melibatkan unsur masyarakat dan
organisasi setempat, dengan meningkatkan kesadaran pentingnya
penimbangan bulanan untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan
pertumbuhan yang akan menjadi tanda awal terjadinya masalah gizi. Bila
hal ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka gangguan pertumbuhan dapat
diatasi lebih dini dan masalah gizi buruk tidak akan muncul.
Harus disadari bahwa anak balita merupakan calon generasi penerus
bangsa, yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan. Oleh
karenanya, penanggulangan masalah gizi pada umumnya dan masalah gizi
buruk khususnya, merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan banyak
sektor yang terkait dengan segi pelayanan kesehatan, pendidikan,
ekonomi, sosial, budaya, maupun pertanian yang menyangkut ketersediaan
pangan di tingkat rumah tangga. Sudah tentu pemerintah (Pusat maupun
Daerah) bertanggung jawab secara keseluruhan dalam upaya menyiapkan
seluruh sumberdaya yang ada, baik berupa sumberdaya alam, manusia,
maupun biaya yang dapat menanggulangi masalah tersebut lebih dini.
Pengerahan sumberdaya sektor kesehatan saja hanya akan menjadikan upaya
penanggulangan masalah seperti pemadam kebakaran, bukan mempersiapkan
agar tidak terjadi kebakaran.
Bila gizi buruk sudah menimpa pada anak-anak bangsa, apa yang mesti
kita perbuat untuk mereka ? Siapa yang mesti lebih bertanggung jawab?
Tentunya semua elemen bangsa ini yang bertanggung jawab.
Label:
Kesehatan
14.56
Daftar Isi
Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Kamis, 25 Juli 2013 | 14.56
Label:
Berita,
Evaluasi,
Guru,
Keagamaan,
Kesehatan,
Kesenian,
Komite,
Olah Raga,
Pembelajaran,
Pengetahuan Agama,
Pengetahuan Umum,
Perangkat,
Pramuka,
Prestasi,
Profil,
Program,
Sarpras,
Siswa,
Teknologi,
Visi dan Misi
Perencanaan Pembelajaran
Pencanaan pembelajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berpikir secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran ...






