Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kesehatan Ginjal

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Sabtu, 12 Oktober 2013 | 19.31

Tips kesehatan, tipssahabat.com - Kepopuleran organ ginjal memang masih kalah dibandingkan dengan otak atau jantung dalam berbagai pembahasan seputar kesehatan. Akibatnya, banyak masyarakat yang kurang atau bahkan tidak peduli dengan kesehatan ginjalnya sendiri. Padahal peranan ginjal di dalam metabolisme tubuh sama vitalnya dengan organ lainnya sehingga menjaga kesehatannya sudah menjadi kewajiban setiap orang.

Tips menjaga Kesehatan Ginjal Anda
Tips menjaga Kesehatan Ginjal Anda

Hal tersebut juga ternyata diakui para pekerja medis yang menyatakan bahwa perhatian terhadap masalah kesehatan ginjal ini masih berada di bawah jantung, otak atau hati. Tak heran bahwa banyak orang yang baru mengetahui kalau ia menderita ginjal jika penyakitnya sudah berada di stadium lanjut, disamping gejala penyakit ginjal yang memang tidak begitu terlihat. Alhasil, banyak
pasien yang baru menyadarinya ketika penyakit tersebut sudah parah menggerogoti tubuhnya.

Kesehatan ginjal ini tidak boleh dipandang sebelah mata karena jika sudah mencapai stadium berat maka biaya pengobatannya akan sangat mahal.Harus diketahui bahwa komplikasi dari penyakit ini pun terbilang banyak mulai dari diabetes, kardiovaskular sampai pengeroposan tulang.

Pada dasarnya, penyakit ginjal ini terbagi menjadi dua yakni penyakit ginjal yang dapat disembuhkan dan yang tidak dapat disembuhkan. Kedua jenis penyakit ginjal tersebut memiliki konsekuensi medisnya masing-masing.

Penyakit ginjal yang dapat disembuhkan, misalnya batu ginjal.Penyakit ini akan mudah diangkat jika yang menjadi faktor pencetusnya sudah diangkat dan kinerja ginjal pun akan normal kembali.

Sedangkan penyakit ginjal yang tidak dapat disembuhkan dapat berupa ginjal yang sudah bocor atau penyakit ginjal kronis. Namun, meskipun tidak dapat disembuhkan, penyakit ini masih bisa disiasati dengan menghambat proses perkembangannya yakni dengan cara menjalani berbagai bentuk pengobatan medis dan menjalankan gaya hidup sehat.

Namun, walau bagaimanapun, hal yang terpenting ialah mencegah ketimbang mengobati. Dan berikut merupakan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan ginjal Anda.

Menjaga Kadar Gula Darah

Anda harus pandai dalam menjaga kadar gula darah supaya tetap stabil.Gula darah yang tinggi dapat menjadi salah satu faktor penyakit ginjal.

Data yang dirilis oleh Indonesia Renal Registry menyebutkan bahwa pada 2010 silam, penyakit diabetes menyumbang sekitar 25% yang menyebabkan penyakit ginjal.

Menjaga Kesehatan Fisik

Anda juga mesti pandai dalam menjaga kesehatan fisik dengan cara sering berolahraga dan mengonsumsi makanan-makanan menyehatkan. Ingatlah bahwa makanan yang banyak mengandung zat pewarna sangat berperan dalam memengaruhi kondisi ginjal seseorang.

Begitu juga dengan kopi dan teh yang bila terlalu sering dikonsumsi, dapat mengganggu kinerja ginjal. Mulai saat ini, cobalah untuk lebih bijak dalam menyantap makanan/minuman dan rutin berolahraga fisik.

Menjaga Tekanan Darah

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2010, darah tinggi turut andil dalam menyebabkan penyakit ginjal sebanyak 35%. Maka itu, Anda dituntut harus pandai dalam menjaga tekanan darah supaya tidak melonjak. Hindari makanan-makanan yang dapat memicu naiknya tekanan darah.

Cukup Minum Air Putih

Kaitannya dengan mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh. Selain dengan banyak mengonsumsi air putih yang memang sudah wajib untuk membantu menjaga kesehatan ginjal, cairan di dalam tubuh juga bisa diperoleh dengan mengonsumsi buah dan sayuran. Dehidrasi atau kekurangan cairan sebaiknya dihindari supaya kinerja ginjal dapat terus terjaga.

Tidak Merokok dan Rutin Memeriksakan Diri

Lagi-lagi, merokok merupakan penyebab timbulnya berbagai macam penyakit di tubuh, salah satunya ginjal. Makanya, mulai saat ini, sebisa mungkin Anda mesti mengurangi atau bahkan tidak sama sekali merokok demi kesehatan ginjal Anda. Ginjal sebaiknya juga diperiksakan secara rutin dalam bentuk pemeriksaan protein dalam urin dan mengukur laju filtrasi glomerulus atau LFG.

Kesehatan Tulang

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Sabtu, 21 September 2013 | 00.07




        Hai, Sahabat, Tips Kesehatan. Menjaga agar tubuh tetap sehat merupakan salah satu hal terpenting yang harus kita lakukan. Dalam hal ini melakukan berbagai usaha maupun cara agar tetap dalam kondisi yang selalu sehat. Meskipun terkadang kita tidak mampu menghindari yang namanya sakit.Salah satu hal yang harus kita jaga kesehatannya yaitu tulang kita. Lalu adakah tips mudah untuk menjaga agar tulang kita tetap sehat...???

        Sahabat, tips kesehatan. Seiring bertambahnya usia seseorang, maka berdampak pada kesehatan tulang pada tubuhnya. Salah satu masalah kesehatan tulang yang mungkin tidak asing bagi kita yaitu osteoporosis. Osteoporosis merupakan berkurangnya kepadatan pada tulang dan dapat mengakibatkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Tips kesehatan kali ini akan menyajikan sebuah bahasan yang mungkin sangat bermanfaat untuk anda agar dapat menjaga tulang anda tetap sehat. Tips kesehatan, Berikut ini 7 tips mudah menjaga tulang tetap sehat : 
  1. Tips yang pertama yaitu menghindari berbagai minuman yang dapat mengakibatkan kandungan kalsium pada tulang berkurang. Salah satu minuman yang dimaksud yaitu minuman yang bersoda atau mengandung soda.
  2. Mencukupi kebutuhan Vitamin D yang sangat di butuhkan untuk menjaga kesehatan tulang anda. Vitamin D ini dapat anda peroleh dari sayur-sayuran yang bewarna hijau serta brokoli.
  3. Minum susu merupakan salah satu tips mudah menjaga kesehatan tulang anda. Ini dikarenakan kandungan susu yang sangat dibutuhkan  oleh tulang kita seperti kalsium, vitamin D, protein, fosfor serta kalium.
  4. Rutin berolahraga merupakan salah satu tips  mudah menjaga kesehatan tulang anda. Dalam hal ini berjalan atau berlari di pagi hari merupakan salah satu kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan tulang anda. Ini dikarenakan berolahraga dapat menguatkan semua otot dan tulang anda.
  5. Dengan meninggalkan beberapa kebiasaan buruk yang mungkin anda lakukan yang dapat menganggu kesehatan tulang anda. Dalam hal ini merokok dan minuman beralkohol merupakan kebiasaan buruk yang dapat  menurunkan massa tulang anda.
  6. Sinar matahari merupakan salah satu sumber vitamin D untuk kebutuhan tulang anda. Berjemur pada sinar matahari di pagi hari selama kurang lebih 15 menit dapat membantu mengaktifkan provitamin D menjadi vitamin D pada kulit anda.
  7. Mengkonsumsi bawang merah dan bawang  putih merupakan salah tips yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan tulang anda. Ini dikarenakan kedua bumbu dapur tersebut banyak mengandung zat belerang yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang anda.

Bahaya Stres

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Jumat, 20 September 2013 | 08.30

Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Kamis, 19 September 2013 | 08.23

Jantung adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia. Penyakit jantung terjadi utamanya disebabkan karenya kurangnya jumlah darah yang memasok oksigen ke jantung. Berbagai macam penyebab atau gejala bisa dirasakan dengan begitu mendadak. Salah satunya seperti sering pusing, berkeringat dingin, dan sesak nafas. Dengan gejala tersebut masih banyak masyarakat umum yang menyepelekan hal tersebut. Berikut ini kesehatan96 berbagi Tips Menjaga Kesehatan Jantung yang bisa dijadikan untuk mengatasi penyakit jantung.

Tips Menjaga Kesehatan Jantung

Tips Menjaga Kesehatan Jantung

  1. Relaksasi
    Melakukan relaksi secara tratur, sangatlah baik untuk penderita jantung. Karena jika jantung bernafas dengan baik dan teratur maka keadaan jantung akan semakin stabil dan membaik. Dan ingat hindari berbicara yang terlalu keras.
     
  2. Olahraga
    Melakukan olahraga yang teratur adalah hal yang baik untuk dilakukan. Selain fisik dan jiwa terasa sehat dan kuat, detakkan jantung akan lebih teratur.
     
  3. Pola Makan
    Makanan yang banyak mengandung lemak dan kolestrol tinggi perlulah dihindari bagi penderita penyakit jantung. Karena makanan mengandung kolestrol tinggi pastilah sangat menggung kesehatan jantung.
     
  4. Hindari Makanan Instan
    Makan instan atau siap saji, sangat banyak sekali mengandung lemak, garam, serta bahan pengawet. Maka dengan begitu, sangat tidak baik untuk kesehatan jantung.
     
  5. Henti Merokok
    Jika anda seorang perokok, maka dari sekarang cobalah untuk menghindari hal tersebut. Karena dari asap rokok sangat berpengaruh ke paru-paru.


Menjaga Kesehatan Mata

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Selasa, 03 September 2013 | 08.53

 
 

 Mata merupakan organ pada tubuh kita yang sangat berharga. Denga memiliki mata yang sehat, maka kita dapat melihat keindahan dunia yang telah diciptakan oleh Tuhan YME kepada umatnya. Oleh karena itulah, penting sekali untuk kita senantiasa bersyukur terhadap anugerah mata yang di berikan Tuhan YME kepada kita. Dalam hal ini, kita harus menjaga dan merawat kesehatan mata agar tidak mengalami berbagai penyakit atau masalah kesehatan lainnya yang terkait dengan mata. Lalu, bagaimana menjaga kesehatan mata kita yang paling baik ....????
            Sahabat, tips kesehatan. Banyak sekali penyakit mata yang mungkin tidak asing di telinga kita seperti miopi atau rabun jauh, presbiopi atau tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh maupun dekat, katarak, hipermetropi atau rabun dekat, maupun buta warna yang tidak dapat membedakan aneka warna. Berbagai penyebab penyakit tersebut dapat menimpa mata seseorang. Seperti miopi yang banyak menimpa kalangan pelajar dan mereka yang sangat hobi dalam membaca buku. Ini dikarenakan, para pelajar dan orang-orang tersebut membaca buku terlalu dekat. Untuk lebih memahami dan mengerti cara menjaga kesehatan mata yang benar. Berikut ini, tips kesehatan mengetengahkan sebuah artikel yang berjudul 8 tips menjaga kesehatan mata anda. Inilah tips menjaga kesehatan mata anda :
  1. Usahakan membaca buku pada jarak yang ideal. Jarak ideal yang dimaksud yaitu membaca buku pada jarak 30 cm dari buku ke mata anda. Hal ini untuk mencegah penyakit mata seperti miopi atau rabun dekat.
  2. Usahakan tidak membaca buku atau teks apapun dalam kondisi sambil tiduran. Ini juga dapat membuat kesehatan mata anda terganggu seperti dapat terkena miopi.
  3. Usahakan menggunakan penerangan yang tidak minim atau terlalu redup ketika belajar atau membaca apapun itu. karena penerangan yang redup dapat menganggu kesehatan mata anda.
  4. Usahakan mengistirahatkan mata anda, ketika sudah terlalu lama di depan layar komputer atau laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas apapun di komputer atau laptop yang anda miliki. Ini juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mata anda.
  5. Usahakan tidak mengucek mata anda, ketika tangan anda dalam keadaan kotor atau habis memegang sesuatu benda. Karena tangan anda yang kotor dapat menginfeksi organ mata anda yang akan berakibat sangat buruk untuk kesehatan mata anda.
  6. Usahakan mengedipkan mata anda dengan intensitas agak ditambah, pada saat fokus melihat sesuatu terlalu lama. Dalam hal ini, sangat fokus dalam memandang layar monitor ataupun laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas yang berkaitan dengan komputer atau laptop.
  7. Usahakan memakan makanan yang sangat baik untuk kesehatan mata anda. Dalam hal ini, wortel merupakan jenis makanan yang paling baik untuk kesehatan mata anda, karena dalam wortel banyak mengandung vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata anda.
  8. Usahakan agar berhenti dari kebiasaan merokok bagi anda yang memiliki kebiasaan merokok. Ini dikarenakan, anda akan berpotensi mengalami sejumlah penyakit mata seperti katarak dan kerusakan saraf optik pada mata anda.

  (Sumber : Sidomi,  majalah kesehatan, makhluksurga). Image courtesy of -Marcus- at FreeDigitalPhotos.net

Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Senin, 29 Juli 2013 | 23.47




Menjaga kesehatan gigi anak merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita abaikan begitu saja.Memang tampak wajar jika seorang anak mempunyai gigi yang rusak, namun sebenarnya hal itu tidak baik untuk kesehatan gigi dan mulut anak jika dibiarkan terlalu lama.Ada banyak dampak yang dapat ditimbulkan oleh kerusakan pada gigi anak, salah satu di antaranya ialah berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti.Maka dari itu, perlu adanya pencegahan terhadap resiko kerusakan pada gigi anak-anak kita agar kita tetap dapat menjaga kesehatan gigi dan mulutnya serta memberikan hasil yang terbaik bagi anak-anak kita. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi mereka terlebih saat mereka dewasa karena pada umumnya, kesehatan dan kebersihan mulut dan gigi adalah salah satu penunjang rasa percaya diri yang paling utama pada mereka terlebih saat masa remaja.
Hingga saat ini, sudah terdapat banyak kasus mengenai kerusakan gigi pada anak.Sampai-sampai hal ini seolah-olah sudah menjadi hal yang wajar dan banyak orang tua yang merasa bahwa mereka tidak perlu melakukan perubahan apapun untuk menyikapi hal tersebut.kerusakan gigi pada anak saat ini sudah menjadi salah satu ancaman terbesar dalam kesehatan mereka setelah asma dan demam. Kejadian seperti ini adlah sebagai akibat dari kelalaian orang tua dalam menjaga kesehatan gigi anak. Padahal, kesehatan gigi dan mulut yang baik pada orang dewasa juga tergantung pada keadaan gigi dan mulut mereka saat masih kanak-kanak.Mengingat efek jangka panjang yang dapat dirasakan oleh anak-anak kita kelak terkait dengan gigi dan mulut mereka, maka sebagai orang tua kita perlu mengantisipasi resiko tersebut sedini mungkin. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk membantu buah hati kita menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.
Cara yang pertama yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak adalah dengan mengenalkan pentingnya perawatan gigi sejak dini, yakni sejak anak memiliki gigi untuk pertama kali.Kita dapat membiasakan menyikat gigi mereka dengan baik dan benar setidaknya 2 kali sehari.Jika anak kita baru mempunyai satu gigi, kita dapat memulainya dengan menggunakan kain kasa untuk membersihkan gigi mereka.Lalu, setelah tumbuh gigi-gigi berikutnya, kita dapat mengajarkan mereka menggunakan sikat gigi. Langkah berikutnya adalah dengan meminimalisir sebisa mungkin penggunaan botol susu dan empeng bayi, terutama saat mereka akan tidur agar sisa-sisa susu tidak tertinggal di gigi dan gusi serta bentuk gigi akan tetap terjaga dari sedotan mereka yangterlalu kuat.
Kemudian, kurangi jumlah minuman-minuman manis, termasuk obat sirup pada anak. Jika tidak dapat dihindarkan, kita dapat memberi mereka minum air mineral untuk menetralisir mulut dan gig mereka dari sisa-sisa minuman tadi.Langkah yang terakhir adalah dengan membiarkan mereka memilih sikat dan pasta gigi mereka sesuai selera mereka agar aktifitas menggososk gigi menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.Demikianlah beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk dapat menjaga kesehatan gigi anak

Penanaman Karakter Membaca Pada Janin Bayi

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Minggu, 28 Juli 2013 | 20.43



Masa kehamilan adalah momen awal kehidupan bagi calon manusia. Di dalam rahim ibu si calon bayi sangat membutuhkan suplai makanan dari ibunya. Kebutuhan si jabang bayi sangat bergantung pada nutrisi yang dihisap dari ibunya. Oleh sebab itu, si calon ibu harus pandai memilah dan memilih makanan yang sehat dan bergizi. Dalam hal ini dia tidak bisa berpikir untuk kepentingan dirinya sendiri. Di dalam rahimnya sedang tumbuh calon manusia yang sangat bergantung pada ibunya.
Apakah kebutuhan nutrisi makanan saja yang dibutuhkan oleh si jabang bayi? Hakikatnya setiap manusia terdiri dari dua unsur, jasmani dan rohani. Kebutuhan yang sifatnya jasmani atau materiil mungkin bisa dicukupi dengan suplai nutrisi terbaik dari ibunya. Lantas, bagaimana dengan kebutuhan rohani atau spiritualnya?
Kebutuhan spiritual itu bisa disebutkan antara lain kasih sayang, keyakinan dan pendidikan.  Mungkinkah kita mendidik anak yang masih berwujud janin? Jawabannya adalah bisa. Mengapa ini bisa terjadi? Karena pada saat itu ibu bisa disebut dalam kondisi two in one. Ada dua makhluk dalam satu tubuh. Justru saat itulah momen terpenting untuk mendidik calon anaknya. Pada saat tubuh masih menyatu dengan calon anaknya, bersatu dalam jiwa dan raga, pasti lebih mudah mendidik ananda.
Pendidikan dasar apa yang penting untuk diberikan pada saat janin masih ada dalam kandungan? Kita kembali menengok kemampuan dasar yang penting dimiliki oleh setiap anak. Kemampuan tersebut adalah kemampuan membaca. Karena dengan membaca ini setiap manusia akan tahu apa yang sebelumnya belum diketahuinya.
Membaca hakikatnya adalah jalan untuk mengerti dari segala ketidakmengertian. Setelah manusia mengerti akan makin mampu mengisi kehidupannya dengan lebih baik sebagai wakil Tuhan di bumi ini. Bahkan kata pertama yang diturunkan hingga lengkap menjadi Al-Quran, kitab suci umat muslim adalah perintah iqra’ (bacalah). Oleh sebab itu, sangat penting agar kemampuan membaca inilah yang ditanamkan lebih dahulu oleh setiap ibu hamil pada janinnya.
Membaca boleh jadi dimulai dari aktivitas membaca buku, koran, majalah dan sebagainya. Akan tetapi, setelah karakter suka membaca itu telah tumbuh, maka setiap reader (pembaca) akan mengembangkan kemampuan membaca pada unsur atau aspek lain yang lebih luas. Misalnya membaca potensi, membaca peluang, membaca kelemahan, membaca ciptaan dan kekuasaan Tuhan. Dan seterusnya, dengan membaca kita akan makin yakin pada Tuhan yang telah menciptakan kita. Manusia yang lebih diunggulkan dari makhuk lain karena faktor ‘akal pikiran’.

Guru Pertama dan Utama

Kaum perempuan adalah primus interparis bagi kelanjutan generasi baru. Mereka telah melahirkan anak yang pada gilirannya adalah penerus dan regenerasi ummat manusia.
Sebagai ibu, para wanita adalah guru pertama dan utama bagi anak-anaknya di rumah tangga. Baik buruknya tingkah laku anak tergantung pada format awal dari software sang bunda. Terlebih surga ada di telapak kakinya bagaikan software anti virus yang paling ampuh.
Baik buruknya generasi bangsa ini tergantung dari pendidikan kedua orangtua terutama kaum ibu. Baiknya generasi muda tercermin dari harmonisnya rumah tangga. Rumah tangga harmonis adalah cerminan dari harmonisnya kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan peran kaum ibu dalam keutuhan negara juga sangat besar. Oleh sebab itulah kaum wanita diistilahkan sebagai tiang negara.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana agar kaum wanita bisa menjadi guru yang baik bagi anaknya. Apa yang harus dilakukan? Bagaimana menjadi guru yang baik?
Thomas Gordon, seorang penyelenggara kursus-kursus keterampilan yang terkenal di Amerika Serikat.  Dalam bukunya yang berjudul: Teacher Effectiveness Training, mengemukakan 8 persyaratan guru yang baik.
  1. Mampu menjaga gejolak emosinya;
  2. Selalu berprasangka baik untuk setiap anak didiknya;
  3. Menjaga rahasia dan perasaan yang memungkinkan anak didiknya terganggu;
  4. Memandang semua peserta didik sama;
  5. Menjadi fasilitator dan motivator bagi anak didiknya;
  6. Konsisten dalam pendirian dan tingkah laku;
  7. Bijaksana dalam mengatasi setiap kesulitan anak didik;
  8. Sanggup memberikan bantuan secara maksimal kepada anak didik.
Kedelapan hal tersebut boleh dipedomani oleh setiap ibu hamil yang hakikatnya adalah guru pertama dan utama bagi calon bayinya.
Selanjutnya, kembali pada konsep penanaman karakter suka membaca pada janin. Apa yang perlu dilakukan?
Ibu perlu meyakini bahwa ananda yang berwujud janin dalam kandungannya adalah amanat Tuhan. Dia harus menerima yang terbaik untuk kesuksesan hidupnya kelak. Sejak ibu positif hamil, mulailah dengan niat untuk mendidik dan/atau menanamkan karakter suka membaca pada calon anaknya. Niat itulah yang menjadi strating mulai proses penanaman karakter.
Selanjutnya, lakukan kebiasaan membaca. Tidak harus porsi berjam-jam tiap hari. Meskipun 10 atau 15 menit, tetapi rutinkan itu tiap hari. Dengan pola pembiasaan inilah, nantinya akan tertanam kuat kesukaan dan selanjutnya menjadikan membaca sebagai kebutuhan. Baik untuk ibu, juga pasti tersalur untuk janinnya.
Dus, teknik di bawah ini perlu dilakukan dalam keseharian ibu hamil. Sehingga proses menunggu kelahiran selama 9 bulan akan menjadi indah dengan kebiasaan melakukan teknik penanaman karakter tersebut.  Perlu diyakini bahwa teknik ini tidak hanya dengan fisik saja. Perlakuan ini juga perlu dilakukan dengan ‘hati’. Suara hati ibu pasti tersambung dengan janinnya. Teknik ‘olah hati’ ini mengasah setiap ibu menjadi lebih peka, lebih bijaksana, dan lebih bertanggungjawab demi masa depan buah hatinya.
Teknik penanaman karakter membaca tersebut ada empatbelas. Hal ini disesuaikan dengan surat pertama dari Al-Quran (surat al-‘Alaq) yang terdiri dari 5 + 14 ayat. Angka empat belas ini digunakan untuk teknik penanaman karakter membaca pada janin.
  1. Pakailah pembatas setiap selesai membaca. Setiap ibu hamil membaca gunakan alat pembatas yang menentukan dimana bacaan terakhir sebelum berganti aktivitas lainnya.
  2. Hilangkan perasaan bosan atau sok ngerti. Apapun yang ibu temui dan baca, yakinkan di hati bahwa yang kit abaca suatu saat bahkan saat ini penting. Juga, perasaan kita harus meyakini bahwa dibalik yang kita tahu, hakikatnya banyak yang tidak kita ketahui.
  3. Biasakan membaca ulang. Setiap mengulang apapun bacaan, akan makin tahu bahkan hafal.
  4. Jangan batasi bacaan hanya pada satu judul atau satu topik saja. Apapun bacaan lahapi saja.
  5. Berdoalah agar diberi pemahaman yang lebih dari apa yang dibaca.
  6. Saat menjumpai hambatan apapun, pandai-pandailah memilah prioritas paling utama yang harus didahulukan untuk dilakukan terlebih dahulu.
  7. Lakukan aktivitas keseharian dengan benar dan sesuai aturan atau petunjuknya.
  8. Jangan sepelekan apapun yang telah Anda baca.
  9. Carilah inti pelajaran dari setiap bacaan Anda.
  10. Usaplah ubun-ubun kepala setiap selesai membaca.
  11. Yakinkan bahwa janin meneladani ibu membaca dan meninggalkan kemalasan.
  12. Yakinkan di hati bahwa ibu senantiasa siap menolong dalam suka maupun duka.
  13. Yakinkan di hati bahwa ibu akan membuang segala keluh kesah.
  14. Yakinkan dengan hati, bahwa membaca adalah jalan untuk mendekat pada Tuhan.
Demikianlah keempatbelas olah fisik dan hati tersebut sangat mudah dilakukan oleh setiap ibu. Mudah dilakukan berarti setiap ibu bisa melakukan. Yang penting adalah rutinitas dan kesungguhan untuk melakoninya. Meskipun hal mudah tetapi harus diyakini akan tertanam kuat pada janin ibu. Insya Allah ananda yang sudah belajar sejak dalam kandungan menjadi manusia yang  cerdas dan sukses dalam kehidupannya. Bukankah itu yang diharapkan oleh setiap orang tua?Aamiin.

Gizi Buruk dan Masa Depan Bangsa

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Jumat, 26 Juli 2013 | 00.32

'Save The Children-2' photo (c) 2007, Primus Inter Pares - license: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/


Berita tentang gizi buruk kembali merebak ditayangkan di berbagai media elektronik televisi, baik TV pemerintah maupun swasta serta  terbitan media cetak berbagai harian baik lokal maupun nasional.
Memang tragis, tercengang, trenyuh, sedih seakan tidak percaya melihat dan membaca berita tersebut karena hampir semua wilayah di negeri tercinta ini mempunyai anak balita yang menderita gizi buruk. Akar persoalannya membentang dari masalah ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, pola asuh, life style, hingga sulitnya akses kesehatan sehubungan dengan lokasi tempat tinggal penduduk yang terpencil dan sulit dijangkau.
Apakah anak balita sehat atau kurang gizi secara sederhana dapat diketahui dengan membandingkan antara berat badan menurut umur atau berat badan menurut tinggi, apabila sesuai dengan standar anak disebut Gizi Baik. Kalau  sedikit dibawah standar disebut Gizi Kurang, sedangkan jika jauh di bawah standar disebut Gizi Buruk. Bila gizi buruk disertai dengan tanda-tanda klinis seperti wajah sangat kurus, muka seperti orang tua, perut cekung, kulit keriput disebut Marasmus, dan bila terjadi oedema terutama pada kaki, wajah membulat dan sembab, kulit sekujur tubuh kering maka keadaan ini disebut Kwashiorkor. Marasmus dan Kwashiorkor atau Marasmus Kwashiorkor dikenal di masyarakat sebagai ”busung lapar”.

Arti gizi buruk

Gizi buruk adalah suatu istilah teknis yang umumnya dipakai oleh kalangan gizi, kesehatan dan kedokteran. Dunia pers lebih suka pakai istilah “busung lapar”, meskipun anak yang gizi buruk belum tentu kelaparan. Yang tepat sebenarnya kelaparan tidak kentara (“hidden hunger”), karena mereka hanya kenyang karbohidrat, tetapi “lapar” banyak zat gizi lainnya. Gizi buruk adalah bentuk terparah (akut) dari proses terjadinya kekurangan gizi.
Anak balita sehat atau kurang gizi dapat diketahui dari pertambahan berat badannya setiap bulan sampai usia minimal dua tahun (baduta). Apabila pertambahan berat badan sesuai dengan pertambahan umur menurut standar WHO, dia bergizi baik. Kalau sedikit di bawah standar disebut bergizi kurang yang bersifat kronis. Apabila jauh di bawah standar dikatakan bergizi buruk. Jadi istilah gizi buruk adalah salah satu bentuk kekurangan gizi tingkat berat atau akut.

Kelompok rawan

Kekurangan gizi ini dapat terjadi mulai dari tingkat ringan sampai tingkat berat dan terjadi secara perlahan-lahan dalam kurun waktu yang cukup lama. Anak yang kurang gizi akan menurun daya tahan tubuhnya, sehingga mudah terkena penyakit infeksi. Sebaliknya, anak yang menderita penyakit infeksi akan mengalami gangguan nafsu makan dan penyerapan zat-zat gizi sehingga menyebabkan kurang gizi. Anak yang sering terkena infeksi dan gizi kurang akan mengalami gangguan tumbuh kembang yang akan mempengaruhi tingkat kesehatan, kecerdasan dan produktifitas di masa dewasa. Jika pada suatu wilayah terdapat satu atau beberapa balita dengan malnutrisi berat atau gizi buruk, maka kemungkinan besar akan banyak terdapat malnutrisi berat pada komunitas tersebut (WHO, 2000).
Hal ini perlu diwaspadai oleh berbagai pihak, karena timbulnya masalah gizi dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, masalah gizi disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama dan anak menderita penyakit infeksi. Pada anak yang sakit, asupan zat gizi tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara optimal karena adanya gangguan penyerapan akibat penyakit infeksi. Sedangkan secara tidak langsung, gizi buruk dapat terjadi akibat tidak cukupmya persediaan pangan di tingkat rumah tangga, pola asuh yang kurang memadai dan sanitasi/kesehatan lingkungan yang kurang baik serta akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan juga terbatas.

Penanganan harus lebih serius

Melihat kenyataan diatas, maka sudah selayaknyalah bila kita membuka mata dan telinga kita lebar-lebar, bagaimana cara menanggulangi gizi buruk yang terjadi sepanjang masa ini. Sebagaimana kita ketahui bahwa gizi buruk merupakan kejadian kronis dan bukan kejadian yang tiba-tiba. Penanganan balita gizi buruk di rumah sakit dan Puskesmas bukan satu-satunya jalan keluar dalam mencegah dan menangani gizi buruk ini. Apakah ada jaminan anak yang sudah keluar dari perawatan rumah sakit dan Puskesmas tidak akan jatuh ke kondisi gizi buruk lagi? Tentu saja tidak ada jaminan, kecuali ketersediaan pangan di rumah tangga cukup dan pengetahuan orangtua tentang masalah gizi memadai.
Untuk adanya jaminan tersebut sudah jelas ada sektor non-kesehatan yang bertanggung jawab. Sekarang sudah saatnya masalah gizi anak balita ini ditangani dengan lebih terintegrasi, melibatkan unsur masyarakat dan organisasi setempat, dengan meningkatkan kesadaran pentingnya penimbangan bulanan untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pertumbuhan yang akan menjadi tanda awal terjadinya masalah gizi. Bila hal ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka gangguan pertumbuhan dapat diatasi lebih dini dan masalah gizi buruk tidak akan muncul.
Harus disadari bahwa anak balita merupakan calon generasi penerus bangsa, yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan. Oleh karenanya, penanggulangan masalah gizi pada umumnya dan masalah gizi buruk khususnya, merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan banyak sektor yang terkait dengan segi pelayanan kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, maupun pertanian yang menyangkut ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga. Sudah tentu pemerintah (Pusat maupun Daerah) bertanggung jawab secara keseluruhan dalam upaya menyiapkan seluruh sumberdaya yang ada, baik berupa sumberdaya alam, manusia, maupun biaya yang dapat menanggulangi masalah tersebut lebih dini. Pengerahan sumberdaya sektor kesehatan saja hanya akan menjadikan upaya penanggulangan masalah seperti pemadam kebakaran, bukan mempersiapkan agar tidak terjadi kebakaran.
Bila  gizi buruk sudah menimpa pada anak-anak bangsa, apa yang mesti kita perbuat untuk mereka ? Siapa yang mesti lebih bertanggung jawab?  Tentunya semua elemen bangsa ini yang  bertanggung jawab.

Daftar Isi

Written By MI Ma'arif NU Karangnangka on Kamis, 25 Juli 2013 | 14.56


Perencanaan Pembelajaran

Pencanaan pembelajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berpikir secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran ...

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MIMA NU Kr. Nangka - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger